Blog Archive
Entri Populer
-
visi dan misi pemuda persis sukamantri adalah supaya organisasi kami bisa berfungsi sebagai kontrol sosial dan filterisasi budaya masyarakat...
-
Bismilah… Alhamdulillah ama’ ba’du Kami sesluruh staf dan anggota PC. PP sukamantri sehubungan telah keluarnya SK PC. PP sukaman...
-
Hari Jum’at adalah hari yang istimewa bila dibandingkan dengan hari-hari yang lainnya. Dalam sebuah hadits termaktub “ Al-Jum’atu sayyidul ...
-
METAMORPOSIS YANG TERBALIK Dari jaman perjuangan kemudian orde lama hingga orede baru, bahka...
-
tahun baru merupakan sebuah perayaan pergantian tahun yang sangat di nanti-nantikan bagi sebagian besar umat manusia di dunia.hususnya bagi ...
-
Musik adalah salah satu cabang kesenian yang paling banyak diminati untuk mengeluarkan segala sesuatu baik itu tentang rasa karsa atau bah...
PC. Pemuda PERSIS Sukamantri. Diberdayakan oleh Blogger.
Jumat, 30 Desember 2011
Musik adalah salah satu cabang kesenian yang paling banyak diminati untuk mengeluarkan segala sesuatu baik itu tentang rasa karsa atau bahkan cipta. smua tergantung bagaimana orang itu menggunakan musik itu sendiri. di kalangan masyarakat mungkin musik dikenal hanya merupakan sebuah media hiburan dan sebagai penciptanya mungkin hanya memandang musik sebagai sebuah alat pencetak uang.
kecenderungan ini bisa kita lihat dengan maraknya industrialisasi musik yang sedikit menjanjikan merauk keuntungan dari kepolosan masyarakat. dan hal ini yang di manfaatkan musisi pragmatis untuk menjejali telinga pablik dengan sair-sair melow. yang sedikitpun tidak memberikan sumbangsih untuk membangun mental masyarakat yang seakan-akan terjajah dengan kepolosan dan ke naifan mereka sendiri.
seiring dengan terus meningkatnya animo masyarakat terhadap seni musik. seharusnya ini menjadi sebuah moment untuk mensosialisasikan untuk menumbuhkan paradigma kritis masyarakat. hal yang di harapkan ini, justru cenderung terbalik karana musik yang menjadi trenseter masyarakat justru penulis fikir malah menjadi salah satu pendorong pergeseran nilai dan moral di masyarakat. hal yang dulu di anggap tabu seperti hamil di luar nikah, pacaran yang tidak sehat dan lain sebagainya, justru sekarang menjadi bahan materi para musisi dalam menciptakan lirik lagu mereka.
bagi anda para musisi dan para agen perubahan. materi di atas mungkin bisa kita kaji ulang untuk memberikan sumbansih bagi negri kita tercinta ini. sampai jumapa di ulasan berikutnya
kecenderungan ini bisa kita lihat dengan maraknya industrialisasi musik yang sedikit menjanjikan merauk keuntungan dari kepolosan masyarakat. dan hal ini yang di manfaatkan musisi pragmatis untuk menjejali telinga pablik dengan sair-sair melow. yang sedikitpun tidak memberikan sumbangsih untuk membangun mental masyarakat yang seakan-akan terjajah dengan kepolosan dan ke naifan mereka sendiri.
seiring dengan terus meningkatnya animo masyarakat terhadap seni musik. seharusnya ini menjadi sebuah moment untuk mensosialisasikan untuk menumbuhkan paradigma kritis masyarakat. hal yang di harapkan ini, justru cenderung terbalik karana musik yang menjadi trenseter masyarakat justru penulis fikir malah menjadi salah satu pendorong pergeseran nilai dan moral di masyarakat. hal yang dulu di anggap tabu seperti hamil di luar nikah, pacaran yang tidak sehat dan lain sebagainya, justru sekarang menjadi bahan materi para musisi dalam menciptakan lirik lagu mereka.
bagi anda para musisi dan para agen perubahan. materi di atas mungkin bisa kita kaji ulang untuk memberikan sumbansih bagi negri kita tercinta ini. sampai jumapa di ulasan berikutnya
Label:
Seni
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


3 komentar:
nice post…
memang bila melihat dinamika musik indonesia, sangatlah mengherankan…
musik yang cenderung simple malah bisa meroket dan laku keras. sementara musik yang berkualitas seolah mati, bahkan tak ada….
berjuang trus musisi……
sebenernya tidak apa,dan tak jadi masalah jika seperti itu. deskripsi di atas hanya untuk menunjukan sejauh mana kemajuan masyarakat kita. dengan melihat sesuatu yang simple seperti musik, jika agan torowek mengatakan bahwa masyarakat kita cenderung menykai terhadap musik yang bisa di katakan tidak berkualitas. maka itulah kualitas masyarakat kita. thanks komentnya gan,,, terus lanjutkan menulisnya,,, salam bloger,,
ya,,,karena seperti itulah masyarakat kita yang semua hidupnya yang simple dan tak mau repot. juga dengan masah hidup mereka yang seolah-olah didedikasikan hanya untuk cinta semata.
Posting Komentar